TATAPAN CINTA

September 20th, 2008
Pernahkah Anda menatap orang-orang yang Anda cintai saat mereka tertidur?…. Kalau belum cobalah tatap mereka saat tertidur pulas…

Perhatikanlah ayah Anda saat sedang tertidur, sadarilah betapa badan yang dulu kekar dan gagah itu kini semakin tua dan ringkih. Betapa rambut2 putih mulai menghiasi kepalanya, betapa kerut merut mulai terpahat di wajahnya. Orang inilah yang rela melakukan apa saja asal perut kita kenyang dan pendidikan kita lancar.

Sekarang beralihlah ke ibu…… Kulitnya mulai keriput dan tangan yang dulu halus kini kasar karena terpaan hidup yang keras. Orang inilah yang tiap hari mengurus kebutuhan kita. Orang inilah yang paling rajin mengingatkan dan mengomelin kita, semata-mata karena rasa kasih dan sayangnya itu sering kita salah artikan.

Cobalah menatap wajah2 tercinta itu……ayah, ibu, suami, istri, kakak, adik, anak, sahabat, semua orang-orang yang tercinta. Rasakan getaran cinta yang mengalir deras ketika mengingat betapa banyaknya pengorbanan yang telah dilakukan orang2 itu untuk kebahagiaan Anda.

Secara ajaib ALLAh SWT mengatur agar pengorabanan itu bisa tampaklagi melalui wajah2 jujur mereka saat sedang tertidur. Pengorbanan yang kadang melelahkan namun enggan mereka ucapkan. Dan ekspresi wajah ketika tidur pun mengungkapkan segalanya, tanpa kata, tanpa suara dia berkata : ” dan Betapa lelahnya aku hari ini ” dan menyebab lelah itu?….juga untuk siapa dia berlelah-lelah? Tak lain adalah suami yang bekerja keras mencari nafkah dan istri yang bekerja mengurus dan mendidik ank, dan juga mengurus rumah. KakaK, adik, anak, dan sahabat yang telah melewatkan hari2 suka dan duka bersama kita. Renungan untuk kita smua……..

Resapilah kenangan manis dan pahit yang pernah terjadi dengan menatap wajah2 mereka…..rasakan betapa bahagia dan haru seketika membuncah jika mengingat semua itu……… Bayangkan apa yang terjadi jika esok hari mereka ” ORANG2 TERKASIH ITU TAK MEMBUKA MATA……..SELAMANYA!!!!!!!

Pesan dari ISHNA

September 18th, 2008

Assalamu’alaikum CINTA…..

Sampai hari ini kita telah mengukir kenangan aneh diatas titian waktu. Karena hati yang tidak bisa berdusta bahwa ada cemas dalam harap yang entah kapan akan berakhir.

Katakan hai CINTA…. Berapa banyak Tuhan ciptakan kerinduan, sebanyak itu pula waktu mengikat pikiranku akan Engkau. Hingga aku tak berani bertaruh, sampai di ujung waktuku “ Mampukah aku lepaskan ikatan itu?…..”

Jika hati yang rindu, pandanglah satu bintang di langit sambil terucap
“ Satukan tatapan harapanku bersama jiwaku yang lain, aku mohon dengan sangat…. Aku mohon dengan sangat…..”

Assalamualaikum CINTA……adalah kata pertama yang slalu dia ucapkan padaku. Tentram dan tenang rasa hatiku mendengarnya. Tak kan pernah takut aku kehilangan dia. Meskipun dia jauh dariku dan tak akan pernah jadi milikku, tp perasaan kita seiring sejalan. Kurelakan dia beriring dengan wanita pendampingnya.

Lengkap sudah keluarga yang dia bina. Dengan hadirnya Malaikat Mungil diantara mereka. Dia akan selalu ingat denganku, WULAN. Karena disetiap harinya dia ditemani juga oleh Wulan, Malaikat Mungilnya. Dia kuatkan perasaannya padaku melalui putri kecil yang akan selalu dia lindungi. Karena aku selalu bilang, aku akan ada disetiap langkahmu kemanapun kau pergi. Aku akan dibelakangmu saat kau bersujud pada ILLAHI ROBBI.

Sampai kapanpun akan kutunggu dirimu hadir di sisiku bersama Wulan-mu.